PELARIAN
Duka malam wajah-wajah tua tidak juga muncul dari jendela racau yang terbuka cahaya menerpa ke laman sasau gerak-geri yang gagau dari derap kaki berlari si kuda-kuda menghentak ke jalanan duka dalam dengus kabus pelarian wajah kelam kian tua di langit-langit luka kita masih punya masa ayuh sebelum subuh kita lempar serawan senyuman ke kuning tebing-tebing harapan pabila terbit sang mentari berharap moga langit tidak jo'ong kembali dan angin gasar jangan mencuri bau kasturi dari baju diri kerana itu sahaja petunjuk untuk sampai ke destinasi. Rejal Said. Kem Motivasi April 2012.